Rabu, 07 Desember 2016

Dalang dibalik G30S PKI

Hasil gambar untuk g 30 S
Gerakan  30 September PKI atau Gerakan 1 Oktober adalah suatu gerakan ketika 7 perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalm suatu usaha kudeta.

Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan partai komunis yang terbesar di seluruh dunia, di luar Tiongkok dan Uni Soviet. Sampai pada tahun 1965 anggotanya berjumlah sekitar 3,5 juta, ditambah 3 juta dari pergerakan pemudanya. PKI juga mengontrol pergerakan serikat buruh yang mempunyai 3,5 juta anggota dan pergerakan petani Barisan Tani Indonesia yang mempunyai 9 juta anggota. Termasuk pergerakan wanita (Gerwani), organisasi penulis dan artis dan pergerakan sarjananya, PKI mempunyai lebih dari 20 juta anggota dan pendukung.

Latar Belakang :
Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekret presiden - sekali lagi dengan dukungan penuh dari PKI. Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jenderal militer ke posisi-posisi yang penting. Sukarno menjalankan sistem "Demokrasi Terpimpin". PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa dia mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara Nasionalis, Agama dan Komunis yang dinamakan NASAKOM. Pada era "Demokrasi Terpimpin", kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum burjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani, gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. Pendapatan ekspor menurun, foreign reserves menurun, inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah.

Isu-Isu :

Pembentukan Angkata kelima
PKI ingin membentuk angkatan kelima ( buruh dan tani dipersenjatai ) tetapi berdiri sendiri dan terlepas dari ABRI. tentunya hal ini membuat kecurigaan diantara petinggi-petinggi militer di kalangan Angkatan Darat. Pasalnya ada sebuah Angkatan Bersenjata yang berslogan "Untuk Ketentraman Umum Bantu Polisi" tidak mau bekerjasama dengan ABRI

Sakitnya Bung Karno
Pada 1964, beredar isu parah tentang sakitnya Bung Karno. Karena hal tersebut yang menyebabkan isu perebutan kekuasaan setelah Soekarno meninggal dunia. Namun menurut Subandrio, DN AIDIT tahu persis Soekarno hanya sakit ringan saja.

Isu Dewan Jendral
Pada sekitar bulan September 1965, muncul Isu Dewan Jendral, yaitu isu tentang ketidakpuasan pada petinggi Angkatan Darat atas kepemimpinan Soekarno sehingga ingin mengkudeta kepemimpinan Soekarno. Menderngar isu tersebut Soekarno langsung memanggil pasukan Cakrabirawa untuk memanggil petinggi-petinggi angkatan darat tersebut, namun terjadilah pembantaian yang dilakukan oleh PKI.

Isu Keterlibatan Soeharto
Banyak yang mengira G30S PKI didalangi oleh Soeharto. Namun pada saat ini belum ada bukti otentik yang menjelaskan bahwa Soeharto dalang dibalik peristiwa tersebut. Hal ini didasari karena dalam daftar nama tersebut tidak ada nama Soeharta yang pada masa itu menjabat sebagai Pangkostrad Angkatan Darat Deputi 1 Menteri

Korban-korban dari peristiwa G30S PKI :
Keenam pejabat tinggi yang dibunuh tersebut adalah:
  • Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi)
  • Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi)
  • Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan)
  • Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen)
  • Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik)
  • Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat)
Jenderal TNI Abdul Harris Nasution yang menjadi sasaran utama, selamat dari upaya pembunuhan tersebut. Sebaliknya, putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudan dia, Lettu CZI Pierre Andreas Tendean tewas dalam usaha pembunuhan tersebut.

Para korban tersebut kemudian dibuang ke suatu lokasi di Pondok Gede, Jakarta yang dikenal sebagai Lubang Buaya. Mayat mereka ditemukan pada 3 Oktober.
Selain itu beberapa orang lainnya juga turut menjadi korban:
Pasca Kejadian :
Pada tanggal 16 Oktober 1965, Sukarno melantik Mayjen Suharto menjadi Menteri/Panglima Angkatan Darat di Istana Negara. Berikut kutipan amanat presiden Sukarno kepada Suharto pada saat Suharto disumpah:


Kesimpulan :
Tragedi G30S PKI adalah tragedi pembunuhan petinggi Angkatan Darat karena berbagai macam Isu yang didalangi PKI. Mengapa demikian ? pada saat terjadi berbagai macam Isu tersebut, PKI sedang ingin membentuk angkatan kelima dan gencar2nya melakukan pemberontakan dan perampasan di berbagai macam daerah, terutama pada saat pemberontakan Madiun yang ingin membentuk Negara Sovyet Indonesia. Sehingga timbulah konflik antara Pemerintah-Militer-PKI yang akhirnya berujung kemenangan pada pihak Pemerintah dan Militer walaupun yang menjadi korban adalah 7 perwira tinggi angkatan darat

Menurut penulis, dalang dari G30S PKI ialah :

Uni Sovyet

Mengapa demikian ? karena semua berawal dari pemberontakan PKI di Madiun yang ingin membentuk Negara Sovyet Indonesia. Namun, pemerintah berhasil merebut kembali kota Madiun yang sebenarnya. Tujuan utama Uni Sovyet adalah menyebarkan paham komunis ke banyak negara seperti halnya Korea yang pecah karena 2 paham yang berbeda. Musso yang terhasut akan omongan Sovyet akan cantiknya surga komunis lalu sengaja melakukan pemberontakan-pemberontakan dengan PKI dan bantuan-bantuan dari organisasi-organisasi pendukung PKI. Mengapa bukan Soekarno ? ataupun Soeharto ? ataupun PKI ? disini PKI hanyalah Rakyat Nusantara yang salah jalur atau sedikit melenceng dari dasar negara karena adanya rayuan-rayuan dari paham komunis tersebut. Soekarno juga tidak dapat disalahkan, karena pada saat itu ia bahkan tidak menyangka bahwa dalam pasukan Cakrabirawa terdapat anggota berpaham komunis dan ia sendiri yang memerintahkan kepada Jendral Soeharto untuk memberantas sisa-sisa oragisasi yang ada. Soeharto pun sama halnya, Namun yang paling mencurigakan adalah ? mengapa dari deretan nama Jendral petinggi Angkatan Darat diatas tidak disebutkan Deputi 1 atau Soeharto. Apa mungkin karena kedekatannya dengan Letkol Untung ? tidak, Soeharto sendiri yang memimpin jalannya pemberantasan PKI tersebut dan sampai sekarang tidak ada bukti yang jelas bahwa Soeharto adalah dalangnya.

Apa pendapat kalian ? sampaikan dikolom komentar

Senin, 05 Desember 2016

Altantis Fakta / Mitos ?

Atlantis, Atlantis adalah sebuah kota / pulau legendaris yang pernah ada pada tahun 9500 SM. Atlantis dikenal sebagai kota yang maju dengan tingkat kemajuan melebihi zaman sekarang. Namun kota Atlantis hanya lenyap dalam semalam usai kalah perang melawan kerajaan Yunani Kuno.

Atlantis umumnya hanya dianggap dongeng yang dibuat oleh seorang Plato dalam bukunya yang berjudul Timaeus dan Critias. Terkadang beberapa ahli menganggap Atlantis ini sebagai penggambaran kejadian di masa lalu seperti perang Troya dan letusan Thera  ataupun ilustrasi politik dari seorang filsuf Plato.

Sampai saat ini, Atlantis masih sering dibicarakan dan belum diketahui keberadaanya. Jadi apakah atlantis Nyata? atau Mitos?

Menurut pandangan Plato dalam catatan Timaeus dan Critias yang ditulis 360 tahun SM sekaligus buku yang pertama kali menerangkan tentang kota Atlantis. Namun, catatan pada Critias tidak diselesaikan Plato tanya sebab apapun. Tapi banyak ahli berasumsi bahwa Plato akan membuat catatan ketiga yang berjudul Hermocrates. Dalam karya terlusinya, Plato menggunakan Dialog socrates untuk mendiskusikan posisi yang saling berlawanan dalam hubungan perkiraan.

Pada buku Timaeus Plato berkisah :

"Di hadapan Selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan, Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam."

Sementara pada catatan Critias yang diduga merupakan pendeskripsian Atlantis yang spesifik dan sempurna. Dalam catatannya, Athena kuno mewakili "komunitas sempurna" dan Atlantis adalah musuhnya, mewakili ciri sempurna sangat antitesis yang dideskripsikan dalam Republic. Menurut Critias, 9000 tahun sebelum kelahirannyaperang terjadi antara bangsa yang berada di luar Pilar-pilar Herkules (umumnya diduga Selat Gibraltar), dengan bangsa yang tinggal di dalam Pilar. Bangsa Atlantis menaklukkan Libya sampai sejauh Mesir dan benua Eropa sampai sejauh Tirenia, dan menjadikan penduduknya budak. Orang Athena memimpin aliansi melawan kekaisaran Atlantis, dan sewaktu aliansi dihancurkan, Athena melawan kekaisaran Atlantis sendiri, membebaskan wilayah yang diduduki. Namun, nantinya, muncul gempa bumi dan banjir besar di Atlantis, dan hanya dalam satu hari satu malam, pulau Atlantis tenggelam dan menghilang.

Banyak ahli filsuf lain yang juga menulis tentang keberadaan Atlantis ini, namun semua lebih didasari kembali pada karya-karya Plato. Banyak pula ahli-ahli dalam dunia modern yang memuat atau mendeskripsikan tentang Atlantis ini, tapi semuanya sama hanya didasari pada Timaeus dan Critias. Dengan teori continental drift secara luas diterima selama tahun 1960-an, kebanyakan teori "Benua Hilang" Atlantis mulai menyusut popularitasnya. Beberapa teoris terkini mengusulkan bahwa elemen cerita Plato berasal dari mitologi awal.

Pada tahun 1882, Ignatius L. Donnelly mempublikasikan Atlantis: the Antediluvian World. Karyanya menarik minat banyak orang terhadap Atlantis. Donnelly mengambil catatan Plato mengenai Atlantis dengan serius dan menyatakan bahwa semua peradaban kuno yang diketahui berasal dari kebudayaan Neolitik tingginya. Selama akhir abad ke-19, gagasan mengenai legenda Atlantis digabungkan dengan cerita-cerita "benua hilang" lainnya, seperti Mu dan Lemuria. Helena Blavatsky, "Nenek Pergerakan Era Baru", menulis dalam The Secret Doctrine (Doktrin Rahasia) bahwa bangsa Atlantis adalah pahlawan budaya (kontras dengan Plato yang mendeskripsikan mereka sebagai masalah militer), dan "Akar Ras" ke-4, yang diteruskan oleh "Ras Arya". Rudolf Steiner menulis evolusi budaya Mu atau Atlantis. Edgar Cayce pertama kali menyebut Atlantis tahun 1923[15] dan nantinya menjelaskan bahwa lokasi Atlantis berada di Karibia dan menyatakan bahwa Atlantis adalah peradaban kuno yang jaya, memiliki kapal dan pesawat tempur yang menggunakan energi dalam bentuk kristal energi misterius, dan telah tenggelam. Ia juga memprediksi bahwa sebagian dari Atlantis akan naik ke permukaan tahun 1968 atau 1969. Jalan Bimini, yang ditemukan oleh Dr. J. Manson Valentine, merupakan formasi batu tenggelam yang terlihat seperti jalan di sebelah utara Kepulauan Bimini Utara. Jalan ini ditemukan pada tahun 1968 dan diklaim sebagai bukti peradaban yang hilang dan kini masih diteliti.

Sejak hipotesis Donnelly, banyak hipotesis-hipotesis tentang keberadaan tempat ini. Hipotesis tersebut ada yang didasarkan pada arkeologi dan ilmiah adapula yang menggunakan ilmu fisika.

Berikut beberapa dugaan tentang lokasi keberadaan Atlantis ini :
  • Al-Andalus
  • Kreta dan Santorini
  • Turki
  • Di dekat Siprus
  • Timur Tengah
  • Malta
  • Sardinia
  • Troya
  • Antarktika
  • Australia
  • Kepulauan Azores
  • Tepi Bahama dan Karibia
  • Bolivia
  • Laut Hitam
  • Inggris
  • Irlandia
  • Kepulauan Canary dan Tanjung Verde
  • Denmark
  • Finlandia
  • Indonesia
  • Isla de la Juventud dekat Kuba
  • Meksiko
  • Laut Utara
  • Estremadura, Portugal
  • Swedia
Dari beberapa data yang didapat, dibaca, dan dipahami. Menurut penulis Atlantis ternyata :
Fakta
Mengapa demikian ?
Dari beberapa karya yang telah dipaparkan, banyak ilmuan baik modern maupun ilmuan lama yang menadobsi atau mendasarkan teori mereka tentang Atlantis pada karya filsuf terkenal, yaitu : Plato. Mengapa kisah yang ditulis Plato dalam buku Timaeus dan Critias dapat disumpulkan bahwa keberadaan Atlantis adalah benar ? karena Plato adalah seorang filsuf yang mempelajari ilmu filsafat yaitu studi tentang seluruh fenomena kehidupan, dan pemikiran manusia secara kritis, dan dijabarkan dalam konsep mendasar, logika, dan matematika. Dari hal itu dapat disimpulkan bahwa ia telah berfikir secara kritis tentang keberadaan kota ini. Seiring berkembangnya teknologi, manusia sudah menjelajahi Bulan tapi hanya baru menjelajahi 3%-7% dari lautan. Jikapun pada zaman yang sudah super canggih ini manusia lebih memilih menjelajahi lautan daripada ruang angkasa, besar mungkin Atlantis yang hilang dapat ditemukan dan dapat dibuktikan keberadaanya.



Bagaimana pendapat kalian ? tulis apda kolom komentar dibawah